Kendal - Pembinaan Karakter Kebangsaan kepada RT/RW terus digalakkan oleh Pemerintah Kabupaten Kendal, yang mana pada kali ini merupakan yang ke-16 dilakukan di Kecamatan Ngampel, Kamis (28/11/2019) bertempat di Balai Desa Kebonagung, Kecamatan Ngampel, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah.

Bupati Kendal, dr. Mirna Annisa, M.Si., yang selalu hadir pada setiap acara tersebut membuktikan bahwa kecintaanya terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) menjadi hal yang utama.

Dalam acara itu, Bupati Mirna hadir didampingi Kepala OPD terkait, yaitu Kepala Kesbangpol Kendal, Marwoto, S.E., dan Kepala Dishub Kendal, Suharjo.

Disampaikan oleh Kepala Kesbangpol Kendal, Marwoto bahwa RT/RT merupakan bagian dari pemerintahan, sehingga perlu meningkatkan rasa nilai kebangsaan dan bela negara, salah satunya cinta terhadap tanah air dan rela berkorban demi keutuhan NKRI.

Pada sesi tanya jawab, salah satu peserta, Kaswan selaku Ketua RT. 2 R. 3 Desa Ngampel Kulon, menanyakan terkait dengan kesejahteraan RT/RW, dan perhatian pemerintah terkait kekeringan saat musim kemarau tiba, yang menyebabkan warga kekurangan air bersih

Apa yang disampaikan oleh para ketua RT/RW direspon baik oleh Bupati Mirna. Ia menyampaikan bahwa terkait dengan kesejahteraan RT/RW, Pemerintah Kabupaten Kendal terus berusaha semaksimal mungkin. "Alhamdulillah saat ini terkait dengan kesejahteraan RT/RW anggarannya sudah kami kirim ke DPRD Kendal, terkait dengan nilainya setara dengan UMK Kendal," tuturnya.

Persoalan dengan kekurangan air bersih, Bupati Mirna meminta Pemerintah Desa secepatnya berkoordinasi dengan pejabat kecamatan setempat agar membuat surat ke Dinas terkait, untuk pembuat Pamsimas, sehingga untuk tahun berikutnya tidak ada lagi warga yang kekeringan air.

Bupati Kendal tersebut juga meminta kepada pihak Pemerintah Desa, agar peran RT/RW untuk bisa lebih ditingkatkan dalam kegiatan kemasyarakatan. Selain itu, berharap kepada Pemerintah Desa untuk lebih meningkatkan pendapatan atau kesejahteraan masyarakat, salah satunya dengan pembentuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDES).

(Marai/KendalNews)

Post a Comment