Kendal - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kendal melakukan Pembinaan Karakter Kebangsaan Tahun 2019 terhadap RT/RW di Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, (12/11). Hadir dalam acara tersebut, Bupati Kendal, dr. Mirna Annisa M.Si, Kapolres Kendal, AKBP. Hamka Mappaita, S.H., Kepala Kesbangpol Kendal, Marwoto, S.E., Camat Kangkung, Ardi beserta Forkopimcam Kangkung, dan diikuti Ketua RT/RW se-Kecamatan Kangkung.
Dalam acara itu, sebagai narasumber AKBP Hamka Mappaita menyampaikan, berbicara tentang pilar Kamtibmas, RT/RW adalah pilar yang paling terdepan. Selain itu, RT/RW bukanlah sebuah profesi namun bagian dari pengabdian, yaitu untuk menuju surganya Allah SWT.

“Mengapa begitu, karena apapun yang menjadi permasalahan warga, pasti laporannya kepada Ketua RT/RW, maka dari itu, RT/RW adalah pilar yang paling penting dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia, apabila berbicara tentang perananya, yaitu bersentuhan langsung dengan masyarakat,” lanjut Kapolres Kendal.

AKBP Hamka juga juga mengatakan bahwa Kecamatan Kangkung adalah salah satu kecamatan teraman di Kabupaten Kendal. “Kecamatan Kangkung ini merupakan kecamatan paling aman, karena hampir satu tahun saya bertugas di Kendal tidak pernah diberi hadiah macam-macam oleh masyarakat Kangkung, tentunya ada pembinaan dari RT/RW yang mengarahkan masyarakatnya untuk menjadi masyarakat yang tertib dan patuh terhadap hukum, sehingga terciptanya situasi yang aman dan tentram,” tuturnya.

Kapolres Hamka berharap, hal itu tetap dipertahankan, dan meminta untuk membantu Kepala Desa, Kapolsek, Danramil, Bupati Kendal, Dandim dan Kapolres, karena sehebat apapun pejabat pemerintahan tanpa adanya Bapak/Ibu RT/RW yang tulus lahir batin tampil di masyarakat pasti tidak ada gunanya.





Acara dilanjutkan dengan dialog, antara peserta dengan Bupati Kendal. Pada kesempatan tersebut, Ketua RT, Subeki dari Desa Kalirejo menanyakan terkait kesejahteraan. Prastiyobudi, Ketua RT dari Desa Tanjung Mojo menyampaikan terkait limbah pertanian, minta pelatihan untuk membuat pakan ternak. Kemudian Tauhid Ketua RT dari Desa Lebosari menanyakan tentang pembangunan Infrastruktur jalan di Kabupaten Kendal.


Sementara itu, Bupati Mirna langsung merespon apa saja yang menjadi unek-unek warga yang baru saja disampaikan. Terkait dengan dengan kesejahteraan RT/RW, Bupati Kendal mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Kendal berikhtiar untuk kesejahteraan RT/RW, dan alhamdulilah untuk anggarannya sudah diajukan dan dikirim ke DPRD Kendal.






Terkait tentang pelatihan membuat pakan ternak, ia menyampaikan bahwa seharusnya hal ini bisa masuk dalam Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) desa setempat, sehingga akan lebih memberdayakan masyarakat sekitar.

“Alhamdulillah untuk pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Kendal tinggal 10 persen, dan Kecamatan Kangkung akan selesai pada tahun ini, lebih cepat diatara kecamatan-kecamatan yang lain,” tutur Bupati Mirna menjawab pertanyaan warga.

Bupati Mirna berpesan kepada seluruh warga Kecamatan Kangkung, khusunya kepada para Ketua RT/RW agar dapat merawat dan menjaga pembangunannya, dan menjaga kekompakan keluarga besar di Kecamatan Kangkung, serta saling memberikan manfaat anatara yang satu dengan yang lainnya.

Acara diakhiri dengan penyerahan seragam secara simbolis kepada perwakilan RT/RW di Kecamatan Kangkung. (MaraiNews)

Post a Comment